Jumat, 6 Nov 2026
Beranda » Gue » Waktunya Sudah Mau Berakhir
Gue

Waktunya Sudah Mau Berakhir

  • account_circle Andim H. Muazhim
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 87

Waktunya Sudah Mau berakhir.

Pernah gak sih mikir kalau waktu itu ada batasnya, yang membuat prilaku kita seringnya jadi buru-buru. Mungkin bukan kita tapi gue doang kali ya yang ngerasa begitu, tapi gue yakin sih banyak lah dari kita yang ngerasa gitu. Sejauh yang gue tau waktu yang ada memang terbatas, semisal sehari itu hanya memiliki waktu 24 jam saja. Waktu terus berjalan mengiringi kehidupan yang kita lalui. Karena gue menganggap waktu itu terbatas, seringnya kalau apa-apa gue tuh maunya buru-buru. Seakan dikejar waktu menghawatirkan kehabisan waktu dan gue mengangap itu wajar. Tapi setelah gue pikir ulang ternyata bukan batas waktu yang mengejar gue.

Tingkah gue yang buru-buru itu lebih disebabkan karena keinginan mengejar orang lain. Semisal ada temen gue di usia 30 tahun tabungan atau uang yang dikelolanya sudah miliaran, punya bawahan dan dengan berbagaimacam usaha. Lah gue di usia itu bahkan di usia sekarang belum sampe gitu ke posisi temen gue itu. Yang ada gue beranggapan “kayaknya gue telat deh, gue mesti buru-buru nih, gue mesti lari” padahal nyatanya telat itu gak ada. Telat adalah kata & nilai yang gue ciptakan untuk diri gue yang gue bandingkan dengan temen gue itu. Andai gue geser aja dikit sudut pandang gue ke temen gue yang lain, usia 30 tahun masih setia dengan atasanya, pengasilanya kadang UMR kadang juga dibawahnya, boro-boro ngelola uang miliaran ngejar biaya kontrakan aja masih ngos-ngos an.

Gue pikir gue ketinggalan kereta, tapi dia pikir gue udah sampai tujuan.

Lucu ya, ternyata gue bisa merasa ketinggal sekaligus gue juga bisa jadi duluan dalam pencapaian. Banyak yang berujang “setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya.” Jujur dipernyataan tersebut gue gak berani menafsirkan, kawatir gue keliru dalam menafsirkanya. Mungkin yang terbaik adalah menerima kehidupan ini dengan bijak. Memaknainya sambil berserah diri hingga bisa saling menghargai. Kayaknya nih ya, keharmonisan bukan dimulai dari orang lain deh. Dimulai dari diri sendri harmonis itu, gak papa diluar ribut selagi didalam harmonis bisa jadi kondisi hidup kita baik.

Jika masih sulit untuk mengurai “benang kusut,” gue biasanya hanya berfikir hidup untuk hari ini saja. Gue lupain masa lalu & gue anggap gak punya masa depan, dengan itu gue bisa berlatih untuk sadar bahwa gue masih disini. Gue jadi bisa menikmati momen demi momen, setiap detik jam, angin yang berhembus sampai gue mengangap nikmat satu tarikan nafas. Kedengaranya aneh, tapi begitulah yang gue lakukan kalau gue lagi sumpek. Gue liat senyum dan tawa anak-anak gue, mereka bercanda gue merasa menang. Gue liat makanan yang tersaji di meja, melimpah, seger ada sambel, buah bahkan madu gue berasa lagi di istana. Walaupun semua porsinya sedikit, tapi cukup membuat kita kenyang sekeluarga.

Kata gue, terlambat itu gak ada. Walau hidup ini punya batas waktu. Seringnya rasa terlambat tuh muncul ketika gue membandingkan. Tapi itu bukan artinya kita tidak boleh melihat orang lain, yang tidak disarankan itu terlalu membandingkan pencapaiaanya. Lagi-lagi bukan gak boleh sama sekali, ketika sedang efaluasi, merencanakan, menargetkan, mengharapkan dan yang semisal itu boleh banget cari pembanding yang ada. Karena jika kita membandingkan dengan kondisi yang sudah ada, artinya “pola jalanya juga ada” memungkinkan untuk dituju.

Andim H. Muazhim (10/04/26)

Terimakasih sudah membaca & menikmati sampai selesai. Semoga terhibur & bermanfaat. Dukung Kami untuk terus berkarya klik di sini ya >>> https://saweria.co/andimhabib Kamu juga boleh kritik, saran, cacian, makian, kontak kolaborasi dll. Semoga berkenan, Good luck & sampai jumpa.

Penulis

Terimakasih sudah membaca tulisan yang sederhana ini. Masih terus belajar dalam banyak hal jadi sering banget nulis karena kepala sumpek dipenuhi gagasan yang bertabrakan. Sebelumnya menulis dengan pena di kertas yang dikenal dengan diary. Kini saya alihkan di media publik, maksudnya biar bisa lebih bermanfaat. Tapi nyatanya baru segini aja kemampuannya.

Kita Diskusi Yuk (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Have Fun

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken
    War

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Islam Agama Ku

    Islam Agama Ku

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Belakangan ini (sejauh yang saya tau), pembahasan mengenai agama sangat terasa tabu. Kita saat sedang dalam kerumunan seakan tidak saling peduli perihal menganut agama apa. Bahkan terkadang identitas keagamaan yang kita gunakan dalam berpakaian (seperti jilbab/sorban) seakan samar. Hingga tidak dapat digunakan untuk menginterpretasikan yang mengenakanya, mengakibatkan keliruan kita saat menilai. Aslinya saya pun sama, […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Semua Akan Bisnis Pada Waktunya

    Semua Akan Bisnis Pada Waktunya

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sering kali kita mendengar ungkapan dari teman kita yang bunyinya seperti ini, “apa-apa di bisnisin lo mah.” ungkapan tersebut biasanya datang ketika ada seorang yang sedang menyebutkan harga. Padahal kegiatan tersebut dikenal dengan nama selling/nyeles/jualan, itu bukan bisnis. Umumnya kebanyakan dari kita memaknai bisnis itu adalah suatu kegiatan yang menguntungkan. Padahal nyatanya tidak semua bisnis […]

  • Kuterima Dengan Bangga

    Kuterima Dengan Bangga

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kuterima Dengan Bangga. Katanya nih, hidup tuh bagai roda yang berputar, kadang diatas kadang dibawah. Benar, bagi orang yang ingat setiap momen perjalanan hidupnya. Ketika dia lagi diatas bersyukur, saat ditengah binggung dan ketika dibawah Frustrasi. Karena ternyata ban-nya bocor, jadi pas dibawahnya lama banget. Mau ganti ban, serepnya gak ketemu dan mau nambel jauh […]

  • Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less