Rabu, 4 Nov 2026
Beranda » Gue » Gimana Kalau Cuma Beruntung ?
Gue

Gimana Kalau Cuma Beruntung ?

  • account_circle Andim H. Muazhim
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 22

Gimana kalau Cuma Beruntung ?

Banyak hal yang telah terjadi selama menjalani kehidupan ini. Baik atau pun buruk semua pernah gue alami. Dapet gaji pertama, pecah telur/orderan pertama dari berbagai bisnis, dapet teman, parner, sahabat, pasangan dan begitupun sebaliknya. Uang habis, jobless gak ada penghasilan, Produk rusak/basi jadi gak laku dijual, mitra bisnis cabut dan hingga hal buruk yang memunculkan keinginan “kayaknya mending mati deh gue.” Ada hari dimana seakan semuanya mudah, semisal belum ngucap nih tapi udah di iya-in. Pernah juga ada hari yang rasanya tuh ngagetin banget, seperti mau memegang sesuatu tapi ternyata belum kepegang akhirnya meleset dan jatuh.

Pristiwa dihari-hari tersebut populer dengan istilah beruntung dan sial. Gue juga gak paham, kapan persisnya konsep itu (untung & sial) mulai populer dipergunakan. Mungkin hidup tuh hanya di antara ke beruntungan & ke sialan, jadi sebagai kehidupan kita hanya bisa menunggu keputusan yang akan diproleh. Apa benar seperti itu ? padahalkan mah wajar aja ya, kadang seakan urusan itu mudah hingga mudah banget. Kadang juga urusan itu sulit bahkan sangat sulit dan bikin nyerah. Karena masa depan itu mistreri, semuanya tentang ketidak pastian yang membingungkan. Ada yang bilang semua sudah suratan tapi ada juga nasihat berusahalah untuk dijadikan lebih baik. Gue rasa kedua maksud (pemahaman) dari kedua kalimat itu tak akan pernah selesai sampai hari-hari didunia ini selesai.

Suatu hari gue pernah menanggapi permasalahan dengan kalimat, ” Ya itu cuma beruntung aja.” dan kalimat tersebut gue balut dengan rasa sinis dan iri. Seolah usaha yang dilakukan sebelumnya gak ada artinya, keberhasilah yang diprolehnya hanya dari keberuntungan. Lawan bicara gue saat itu sampai keheranan dengan tanggapan gue itu, dengan penegasan ” gila lo, perjungan dia kan lo tau.” Benar aslinya gue tau, mestinya gue kagum dengan usahanya, perjuangannya. Disi lain gue memang benar-benar iri, gue juga mau sampai sana, mau juga mendapatkan apa yang didapatkan. Herannya gue gak bisa melakukan usaha yang dia lakukan, perjuangan dia saat itu hanya bisa gue semangati dengan skeptis. Tapi saat dia mendapatkanya, gue bilang dia beruntung, emang gila gue ini.

Gue jadi penasaran beruntung itu sebenarnya apa ya? kalau di kamus definisinya begini, hal-hal membahagiakan yang diproleh dari tuhan (nasib). Boleh dibilang beruntung adalah mendapatkan hasil tanpa usaha yang berarti. Kalau memang begitu sinis saat orang lain memproleh kebahagian menjadi hal yang paling mudah dilakukan. Karena dengan begitu sama saja menganggap tuhan gak adil, dia dapat & semtara gue gak. Padahal banyak yang bilang tuhan itu maha adil, yang gue pahami adil adalah sama rata. Bisa jadi pemahaman gue keliru, tapi dalam hukum manusia adil dipahami dengan sama berat, tidak berat sebelah (seimbang), tidak memihak atau pilih kasih.

Yang paling gue sadari konsep beruntung itu sangat amat membingungkan. Sebagai mahluk tuhan, gue menganggap gue beruntung, begitupun mahluk tuhan lainya. Selagi kebahagiaan yang dirasakan itu artinya keberuntungan bagi gue. Tapi dunia saat ini sudah kebanyakan orangnya, arti kebahagian juga jadi samar-sama sekarang ini. Ada yang menganggap mendapat hal “ini” bahagia, disisi lain ada yang anggap hal tersebut biasa saja. Bahkan gue nih baru bisa bahagia setelah target gue tercapai dan gue merasa sangat kecewa saat keinginan gue tidak tercapai. Saat kecewa mau marah ke siapa juga bingung, saat bahagia mau bilang/berbagi malah takut menyingung lainya. Mestinya kalau kecewa dan harus marah, ya marah sama diri sendiri aja, karena itu satu-satunya hal yang bisa dilakukan. Dikala senang juga, berbagi aja dengan diri sendiri dulu, dengan cara bayar hutang/cicilan setau gue itu juga bentuk dari syukur.

Seakan hidup itu seperti memahat diri, gue pernah salah gue juga pernah benar. Semua jadi pengalaman dan pemahaman yang sangat berarti buat gue. Bukan berarti gue tau tentang masa depan. Gue juga gak bisa menemukan ideal model dalam hidup. Saat ini gue hidup lebih kepada menikmati apa yang bisa gue nikmati. Jika tidak ada yang bisa dinikmati gue akan bersabar, berusaha juga berprasangka baik. Keberuntungan adalah target bagi gue saat ini, karena bagi gue yang bisa dikendalikan adalah berprosesnya, berusaha, bersabar, menikmati dan bersyukur.

Andim H. Muazhim (22/04/26)

Terimakasih sudah membaca & menikmati sampai selesai. Semoga terhibur & bermanfaat. Dukung Kami untuk terus berkarya klik di sini ya >>> https://saweria.co/andimhabib Kamu juga boleh kritik, saran, cacian, makian, kontak kolaborasi dll. Semoga berkenan, Good luck & sampai jumpa.

Penulis

Terimakasih sudah membaca tulisan yang sederhana ini. Masih terus belajar dalam banyak hal jadi sering banget nulis karena kepala sumpek dipenuhi gagasan yang bertabrakan. Sebelumnya menulis dengan pena di kertas yang dikenal dengan diary. Kini saya alihkan di media publik, maksudnya biar bisa lebih bermanfaat. Tapi nyatanya baru segini aja kemampuannya.

Kita Diskusi Yuk (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Have Fun

  • Soft Skill itu ketrampilan Karakter ?

    Soft Skill itu ketrampilan Karakter ?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Saya adalah orang yang percaya dengan pernyataan, Kamu adalah satu-satunya orang yang menjadi kamu. Dalam artian setiap kita unik dan tidak bisa disama ratakan yang bisa hanya diselaraskan. Ngomong-ngomong kalimat pernyataan filosofis nan puitis di atas siapa yang ngomongnya ? Kok tiba-tiba terlintas begitu saja untuk menjadi pembuka. Bisa dibilang saya termasuk orang yang kecanduan […]

  • Resesi adalah (dalam pengertian)

    Resesi adalah (dalam pengertian)

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Rasanya banyak yang belum familiar dengan istilah resensi, awalnya saya pun janggal ketika membaca kata resensi. Padahal kegiatan tersebut sering sekali saya lakukan dewasa ini, zaman dimana tersedia ruang untuk memberikan resensi. Secara sederhana resensi dimaknai sebagai ulasan, bayangkan saja setiap kali selesai kita belanja online disediakan ruang untuk menulis ulasan. Tapi sayangnya, sebagian besar […]

  • Resensi Film Itu

    Resensi Film Itu

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Siapa disini yang belum tau mengenai film ? Saya sih ragu, kalau ada yang masih masih belum tau. Walaupun diksi tersebut mempunyai makna yang berbeda di setiap konteksnya, tapi saling beriringan. Jadi untuk melengkapi kewajiban definisi, saya akan menjelaskan arti dari kata film. Menurut kamus besar, kata film diartikan sebagai benda selaput tipis yang dibuat […]

  • Film Esok Tanpa Ibu – Sci Fi Indonesia Pertama di 2026

    Film Esok Tanpa Ibu – Sci Fi Indonesia Pertama di 2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sci-Fi Pertama Indonesia di 2026 Film Esok Tanpa Ibu memiliki cerita yang sangat kekinian, bahkan cenderung masih masa depan jika latarnya itu di Indonesia. Menceritakan kisah remaja laki-laki yang mulai bertumbuh menjadi dewasa. Selayaknya remaja, Rama (Ali Fikry) mulai mengedepankan argumenya. Yang mengakibatkan tidak sejalan dengan Ayahnya (Ringgo Agus Rahman). Rama menganggap Ayahnya selalu marah […]

  • Membungkam Cibiran Keluarga Besar, Film Tunggu Aku Sukses Nanti

    Membungkam Cibiran Keluarga Besar, Film Tunggu Aku Sukses Nanti

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Membungkam Cibiran Keluarga Besar, Film Tunggu Aku Sukses Nanti Puji syukur kini kita telah sampai pada lebaran 2026, penantian setelah berpuasa sebulan lamanya terbayar sudah. Liburan pun tiba dengan pilihan judul film lebaran yang semuanya memukau. Di sini kami akan mengulas film lebaran 2026 yang berjudul, Tunggu Aku Sukses Nanti. Film yang di produksi oleh […]

  • Apa itu resensi buku

    Apa itu resensi buku

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Buku adalah teman dikala sendiri, begitulah ungkapan yang sering terlontar pada seorang yang suka baca buku. Bagi saya buku adalah jendela dunia, seperti kata pepatah kuno. Walau kurang kreatif tapi itu benar, dari buku yang dibaca kita seakan melihat dari jendela. Istilah kerennya tuh, terbangun theater of mind dikepala pembaca. Saya sadar bahwa saya termasuk […]

expand_less