Resensi Film Itu
- account_circle Andim H. Muazhim
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- visibility 16

Siapa disini yang belum tau mengenai film ? Saya sih ragu, kalau ada yang masih masih belum tau. Walaupun diksi tersebut mempunyai makna yang berbeda di setiap konteksnya, tapi saling beriringan. Jadi untuk melengkapi kewajiban definisi, saya akan menjelaskan arti dari kata film. Menurut kamus besar, kata film diartikan sebagai benda selaput tipis yang dibuat dari seluloid untuk tempat gambar negatif pada alat perekam visual. Kemudian film diartikan juga sebagai tontonan pertunjukan. Dan Film juga digunakan untuk istilah alat transfer media saat pembuatan plat cetak.
Disini film yang dimaksud adalah film yang berupa tontonan. Dimana ada suatu pertunjukan berformat video yang bisa disaksikan oleh khalayak ramai. Umumnya menonton film itu di bioskop, atau dulu ada yang namanya lacar tancep. Tapi di era internet ini menyaksikan film juga bisa dari genggaman layar smartphone. Tak heran banyak sekali karya yang dihasilkan oleh insan sineas.
Pada rubrik film disini, masih menitik beratkan pada resensi film. Terkadang juga akan membahas perihal teknis perfilman. Tentu saja semua tulisan ini dilihat dari sudut pandang penikmat film. Dulu sekali saya menonton bioskop bisa 4 – 5 kali sebulan, bahkan ketika dulu tiket masih dicetak dengan kertas tebal (karton) kami mengumpulkannya, di suatu kotak yang ukurannya cukup besar. Setiap tahun kami buka kotak yang berisikan sobekan tiket bioskop itu, kemudian bercerita untuk sekedar menghangatkan ingatan dari momen-momen saat menyaksikan film tersebut.
Tapi sayangnya setelah sering sekali menyaksikan film, saya menjadi kehilangan gairah untuk menontonnya. Mungkin karena pergeseran kerabat & kesibukan harian yang melelahkan atau memang sedang merasa bosan aja dengan film. Disaat tersebut saya menonton film dalam setahun hanya 5 paling. Itu pun film-film lanjutan seperti fast to furious. Selebihnya jarang sekali tergugah, kecuali ada yang ngajakin atau ada film-film yang fenomenal seperti Film Jumbo / Agak Laen.
Kedepan saya berminat kembali untuk sering menonton film, walau alasannya sudah sangat berbeda dari yang dulu itu. Kini saya menonton film lebih karena ingin mendapatkan rasa yang ditawarkan oleh film tersebut. Kemudian saya juga ingin mempelajarinya lebih dalam lagi, oleh karenanya saya kepikiran untuk membuat resensinya juga. Semoga rencana saya ini bisa dengan mudah menekuninya, hingga bisa bermanfaat luas.
Demikian dibukanya dari rubrik film ini. Terimakasih sudah membaca sampai selesai.
Penulis Andim H. Muazhim
Terimakasih sudah membaca tulisan yang sederhana ini. Masih terus belajar dalam banyak hal jadi sering banget nulis karena kepala sumpek dipenuhi gagasan yang bertabrakan. Sebelumnya menulis dengan pena di kertas yang dikenal dengan diary. Kini saya alihkan di media publik, maksudnya biar bisa lebih bermanfaat. Tapi nyatanya baru segini aja kemampuannya.

Saat ini belum ada komentar