Sabtu, 6 Jun 2026
Beranda » Film » Film Alas Roban – Kasih Sayang Ibu

Film Alas Roban – Kasih Sayang Ibu

  • account_circle Andim H. Muazhim
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 59

Horor yang berkasih sayang

Sebuah film horor yang berdurasi panjang (hampir 2 jam) yang mengangkat cerita rakyat mengenai jalur tengkorak alas roban, Kab.Batang Jawa Tengah. Horor yang berkasih sayang, mungkin menjadi kalimat yang tepat dari cerita film Alas Roban. Film garapan dari sutradara Hadrah Daeng Ratu (@non_hadrah) menyajikan visual horor yang sangat halus. Gue nonton film ini tanggal 20 Jan 26, menurut gue hari ini sudah 1 juta penonton.

Kisah ibu tunggal Sita (Michelle Ziudith) yang merawat anaknya Gendis (Fara Shakila) yang menderita keterbatasan penglihatan. Awalnya mereka tinggal di Pekalongan kemudian Ibu Sita mendapatkan pekerjaan di Semarang. Kisah perjalanan yang memilukan dari pekalongan menuju semarang menjadi pembuka film Alas Roban. Berjalan pada malam hari menggunakan bus tiga perempat tua, menyajikan sensasi tersendiri dikisah ini.

Alas roban adalah nama dari salah satu jalur pantura, dimana jalan favorit arus logistik di utara pulau jawa. Sedari dulu jalur tersebut memang dikenal angker, dengan foklor (cerita rakyat) yang sangat melegenda. Dikemas dalam film horor menjadikan tepat dengan fenomena yang ada. Dari segi cerita film Alas Roban, menurut gue sangat enak untuk di nikmati.

Foklor, Jalur Tengkorak Alas Roban.

Bagian tengah cerita berfokus pada misteri jalur tengkorak alas roban. Mulai dari tuturan di pasar, hingga seorang kuncen berpengalaman yang dapat merasakan kejadian yang baru saja dialami oleh Sita & Putrinya. Sita bekerja sebagai admin kamar mayat di sebuah rumah sakit. Di ruang kerja Sita mulai menyadari kejanggalan dari situasi perjalanan malam kemarin. Sejak saat itu kehidupan putrinya (Gendis) menjadi berubah.

Setelah itu Gendis mulai mendengar suara misterius, bisa menggambar simbol aneh dengan sangat apik, hingga setiap malam diteror oleh mahluk halus. Dengan kondisi anak yang seperti itu, Sita mencoba merawatnya semaksimal mungkin. Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya sangat tergambar dalam kisah ini. Tangisan, pelukan serta belaian hangat sangat memainkan rasa penonton.

Di bagian akhir cerita ibu Sita berjuang membantu Gendis putrinya untuk pulih dari derita non medis yang dialaminya. Pertempuran, ritual hingga mempertaruhkan nyawa dilakukan demi menyelamatkan putrinya. menurut gue ini menjadi kulminasi dari keseluruhan cerita yang tersaji.

Film Alas Roban juga memanjakan penonton dengan sinematografi yang sangat memukau. Visual efek & sond efek yang dipadukan sangat serasi hingga terciptanya pengalaman menegangkan dikepala penonton. Perpindahan transisi yang sangat halus juga sangat memanjakan mata. Oleh karenanya film ini memang sangat layak mendapatkan jutaan penonton.

Sekian,

Andim H.M – 20/01/26

 

Penulis

Terimakasih sudah membaca tulisan yang sederhana ini. Masih terus belajar dalam banyak hal jadi sering banget nulis karena kepala sumpek dipenuhi gagasan yang bertabrakan. Sebelumnya menulis dengan pena di kertas yang dikenal dengan diary. Kini saya alihkan di media publik, maksudnya biar bisa lebih bermanfaat. Tapi nyatanya baru segini aja kemampuannya.

Kita Diskusi Yuk (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Have Fun

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions
    War

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

  • Apa Cuma Butuh Kesempatan ?
    Gue

    Apa Cuma Butuh Kesempatan ?

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Apa Cuma Butuh Kesempatan ? Suatu hari ada yang DM di akun IG gue yang baru, meminta gue untuk mengirim WA ke nomornya. Karena gue sedang sering online di akun IG yang baru, maka DM itu gue baca dan respon dengan cepat. Sesaat setelah gue baca gue balas dengan antusias ” Siap Bang.” langsung geser […]

  • Kehidupan Orang Biasa
    Gue

    Kehidupan Orang Biasa

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kehidupan Orang Biasa. Kemarin tuh ada konten masuk FYP dan gue menyaksikan beberapa konten yang setopik dengan itu. Disana mempertanyakan mengapa biaya ke dokter kesehatan/kecantikan itu mahal. Katanya, alasan utamanya ialah karena dokter banyak mengorbankan waktunya sebelum ia bisa “menjual diri” layanan juga produknya. Bahkan ada yang menghitung setidaknya butuh 10 tahun lagi setelah S1 […]

  • Film Penerbangan Terakhir – Cewek Polos Ketemu Playboy

    Film Penerbangan Terakhir – Cewek Polos Ketemu Playboy

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Tiara Cewek Polos Ketemu Cowok F*ckboy Film Penerbangan Terakhir yang mengangkat cerita kelam dunia penerbangan, skandal dan semua yang terbungkus rapi dengan seragam juga senyuman pelakunya. Masyarakat kebanyakan memandang pilot, pramugari & crew kabin lainya dengan citra elegant bahkan banyak yang bermimpi menempati posisi tersebut. Film ini disutradarai oleh Benni Setiawan yang berhasil menghidupkan cerita […]

  • Berkas Berharga Usang
    Gue

    Berkas Berharga Usang

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Berkas Berharga Usang. Kita sudah sama-sama tau bahwasanya kita semua sudah berada ditahun 2026, sudah lama juga kita didalam melenium ke 3 ini. Dimana otak kita selalu teringat dengan digitalisasi, begitupun dengan gue. Apalagi 3 tahun belakang ini pasca pandemi covid 19 melanda, seakan semua orang dipaksa untuk melek digital. Bahkan sekarang ini populer dengan […]

  • Resesi adalah (dalam pengertian)

    Resesi adalah (dalam pengertian)

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Rasanya banyak yang belum familiar dengan istilah resensi, awalnya saya pun janggal ketika membaca kata resensi. Padahal kegiatan tersebut sering sekali saya lakukan dewasa ini, zaman dimana tersedia ruang untuk memberikan resensi. Secara sederhana resensi dimaknai sebagai ulasan, bayangkan saja setiap kali selesai kita belanja online disediakan ruang untuk menulis ulasan. Tapi sayangnya, sebagian besar […]

expand_less