Kamis, 5 Nov 2026
Beranda » Film » Film Alas Roban – Kasih Sayang Ibu

Film Alas Roban – Kasih Sayang Ibu

  • account_circle Andim H. Muazhim
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 99

Horor yang berkasih sayang

Sebuah film horor yang berdurasi panjang (hampir 2 jam) yang mengangkat cerita rakyat mengenai jalur tengkorak alas roban, Kab.Batang Jawa Tengah. Horor yang berkasih sayang, mungkin menjadi kalimat yang tepat dari cerita film Alas Roban. Film garapan dari sutradara Hadrah Daeng Ratu (@non_hadrah) menyajikan visual horor yang sangat halus. Gue nonton film ini tanggal 20 Jan 26, menurut gue hari ini sudah 1 juta penonton.

Kisah ibu tunggal Sita (Michelle Ziudith) yang merawat anaknya Gendis (Fara Shakila) yang menderita keterbatasan penglihatan. Awalnya mereka tinggal di Pekalongan kemudian Ibu Sita mendapatkan pekerjaan di Semarang. Kisah perjalanan yang memilukan dari pekalongan menuju semarang menjadi pembuka film Alas Roban. Berjalan pada malam hari menggunakan bus tiga perempat tua, menyajikan sensasi tersendiri dikisah ini.

Alas roban adalah nama dari salah satu jalur pantura, dimana jalan favorit arus logistik di utara pulau jawa. Sedari dulu jalur tersebut memang dikenal angker, dengan foklor (cerita rakyat) yang sangat melegenda. Dikemas dalam film horor menjadikan tepat dengan fenomena yang ada. Dari segi cerita film Alas Roban, menurut gue sangat enak untuk di nikmati.

Foklor, Jalur Tengkorak Alas Roban.

Bagian tengah cerita berfokus pada misteri jalur tengkorak alas roban. Mulai dari tuturan di pasar, hingga seorang kuncen berpengalaman yang dapat merasakan kejadian yang baru saja dialami oleh Sita & Putrinya. Sita bekerja sebagai admin kamar mayat di sebuah rumah sakit. Di ruang kerja Sita mulai menyadari kejanggalan dari situasi perjalanan malam kemarin. Sejak saat itu kehidupan putrinya (Gendis) menjadi berubah.

Setelah itu Gendis mulai mendengar suara misterius, bisa menggambar simbol aneh dengan sangat apik, hingga setiap malam diteror oleh mahluk halus. Dengan kondisi anak yang seperti itu, Sita mencoba merawatnya semaksimal mungkin. Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya sangat tergambar dalam kisah ini. Tangisan, pelukan serta belaian hangat sangat memainkan rasa penonton.

Di bagian akhir cerita ibu Sita berjuang membantu Gendis putrinya untuk pulih dari derita non medis yang dialaminya. Pertempuran, ritual hingga mempertaruhkan nyawa dilakukan demi menyelamatkan putrinya. menurut gue ini menjadi kulminasi dari keseluruhan cerita yang tersaji.

Film Alas Roban juga memanjakan penonton dengan sinematografi yang sangat memukau. Visual efek & sond efek yang dipadukan sangat serasi hingga terciptanya pengalaman menegangkan dikepala penonton. Perpindahan transisi yang sangat halus juga sangat memanjakan mata. Oleh karenanya film ini memang sangat layak mendapatkan jutaan penonton.

Sekian,

Andim H.M – 20/01/26

 

Penulis

Terimakasih sudah membaca tulisan yang sederhana ini. Masih terus belajar dalam banyak hal jadi sering banget nulis karena kepala sumpek dipenuhi gagasan yang bertabrakan. Sebelumnya menulis dengan pena di kertas yang dikenal dengan diary. Kini saya alihkan di media publik, maksudnya biar bisa lebih bermanfaat. Tapi nyatanya baru segini aja kemampuannya.

Kita Diskusi Yuk (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Have Fun

  • Cuma Mesti Lebih Gigih
    Gue

    Cuma Mesti Lebih Gigih

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Cuma Mesti Lebih Gigih. Ketika dewasa gue dituntut bekerja, baik itu sebagai karyawan (pekerja) atau pun sebagai pengusaha. Begitupun saat gue sedang menulis ini, sejatinya gue sedang bekerja. Melakukan suatu pekerjaan yang dikenal dengan menulis. Tapi entah berapa banyak orang yang menganggap ini bukan bekerja, karena mereka pikir bekerja itu mendapatkan uang. Padahal nyatanya yang […]

  • Film Suka Duka Tawa – Benci tapi merindukannya

    Film Suka Duka Tawa – Benci tapi merindukannya

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Benci Tapi Merindukannya. Film yang mengangkat kondisi keseharian komika ( seniman stand up komedi ) yang kesal dengan orang tuanya. Tawa (Rachel Amanda) adalah anak dari seorang pelawak profesional Pak Keset (Teuku Rifnu Wikana) dimana mereka berdua memilih karir sebagai komedian. Pak Keset merupakan pelawak populer yang memiliki serial TV, sementara Tawa merupakan komika yang […]

  • Siapakah Tokoh Berpengaruh

    Siapakah Tokoh Berpengaruh

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Dalam hidup kita memerlukan pembelajaran & biasanya kita mencari contoh. Umumnya kaum muda mencontoh para orang tua atau kaum senior, karena pengalaman & mungkin juga karena caranya memaknai  peristiwa. Jika ada yang tanya pada saya, siapa tokoh idolamu ? Saya akan spontan jawab “Muhammad Rasulullah” agar jawabanya sekaligus menunjukan identitas. Tapi jawaban diatas hanya sebatas […]

  • Bisa Sama Gitu Ya

    Bisa Sama Gitu Ya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Bisa Sama Gitu Ya. Belakangan gue kan aktif banget ya nulis disini, sangking aktifnya gue juga jadi takut. Karena wadah tempat gue nulis ini diakusisi dengan cara disewa. Kemarin tuh gue kepikiran, kayaknya udah waktunya perpanjang. Dari pada muter terus tuh pertanyaan dalam otak, gue cek aja durasi masa katif dari domain & hosting ini. […]

  • Katanya, Semua Kita Terancam ?

    Katanya, Semua Kita Terancam ?

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Katanya, Semua Kita Terancam ? Suatu hari gue lagi jalan sendirian, saat itu belum terlalu sore sekitar jam setengah tigaan. Saat gue jalan entah kenapa gue pengen banget nengok kebelakang, tanpa ragu ya gue nengok aja. Ternyata gak ada orang dan gak ada apa-apa juga, gue masih berjalan sendirian ditempat itu. Tapi rasanya dipemikiran gue […]

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less