Sabtu, 6 Jun 2026
Beranda » Humor » Emang bener, humor itu sebenarnya serius ?

Emang bener, humor itu sebenarnya serius ?

  • account_circle Andim H. Muazhim
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 21

Humor Itu Serius

Baru-baru ini jagat publik diramaikan dengan seorang komedian yang di polisikan. Seorang komika (Pandji Pragiwaksono) yang dipolisikan atas materi komedinya di stand up komedi spesial Mens Rea. Peristiwa tersebut memang bukan hal yang baru semestinya, karena memang lelucon itu bisa sangat tendensius jika meleset memaknainya. Lagi pula di negara tercinta Indonesia, komedi sudah dijadikan media kritik sosial sejak jamannya srimulat. Oleh karenanya banyak pihak yang merasa “dikeriti” bereaksi seakan dilecehkan atau bahasa kampunya kesindir. Merasa humor telah menjatuhkan wibawanya, menginjak-injak harga dirinya dan merasa ditertawakan.

Memang terkadang jika diri ini ditertawakan seolah seperti menginjak harga diri, saya pun dulu sering seperti ini. Tapi setelah digeser sedikit saja sudut pandangnya, maka saya pun bisa tertawa bersama orang lainnya yang sedang menertawakan saya. Yang pertama mesti diketahui bahwasanya komedi itu membutuhkan korban. Percaya gak percaya pihak yang tersinggung diatas itu juga bisa tertawa, jika korban (objek lelucon) bukan diri/pihaknya. Itu kenapa dalam humor memerlukan penerimaan sebelum menikmatinya.

Disini saya menghadirkan ruang untuk kita tertawa bersama. Mulai dari bahasan yang remeh temeh hingga bahasan yang sangat serius. Jujur sebelumnya saya adalah orang yang mudah tersinggung dengan materi humor. Sampai saya tersadar setelah mencari tau penyebab dari ketersinggungan. Jadi saya mendapati diri saya terbelenggu oleh dokma, sesuatu yang bercanda itu tidak bermakna. Maksudnya saya cenderung menjalani kehidupan ini dengan serius & tegang. Semua tentang hitam & putih menurut saya dulu, tidak ada warna lain bahkan tidak ada itu area abu-abu. Hidup tegang seperti itu sangatlah melelahkan, dulu saya beranggapan hidup itu mesti serius untuk sukses.

Tapi ternyata setelah sekian purnama memahami makna & menambah literasi, ternyata sukses bukan tentang serius dan serius tidak melulu selalu menegangkan. Kita semua pasti setuju hidup itu mesti serius, karena keseriusan dapat mengoptimalkan hasil. Tapi perlu diingat juga bahwa kehidupan memerlukan relaksasi. Mengendurkan ketegangan untuk menyeimbangkan kehidupan yang sedang kita jalani. Setelah saya menyadari hal tersebut ternyata selama 3 – 4 tahun kebelakang hidup yang saya jalani tanpa hiburan yang berarti.

Humor menjadi salah satu alternatif untuk kita untuk kita bisa mengendurkan ketegangan saraf tubuh ini. Humor juga bisa menurunkan tingkat stres dari seseorang hingga menjadikan bugar tubuhnya. Bahkan dengan tersenyum kecil beberapa detik kita dapat merangsang keluarnya zat kimia dalam otak yang menciptakan rasa bahagia. Kita semua punya target, kita semua punya cita-cita, kita semua berlomba untuk mendapatkan yang terbaik. Tidak ada yang salah dengan itu, karena memang itu sifat dasar manusia. Kita berkompetisi dengan yang lainya tapi tidak perlu mengorbankan diri, jadikan ini pertempuran bersama. Tidak perlu kecewa jika tidak juara, apresiasilah kemenangan lawan mu untuk tetap menjadikan mu sebagai manusia. Menjaga solidaritas merupakan hal yang utama dalam berkompetisi, singkirkan ego personal mu.

Humor sangat perlu dipelajari, bahkan saya sampai mendalaminya di sekolah khusus. Disana saya mendapati humor juga memiliki teori, bahkan tertawa bisa dirumuskan. Makanya kini saya memaknai humor itu adalah serius. Kini saya pun juga jadi menghormati orang lain yang bisa tertawa bersama dalam satu materi lelucon. Karena jika ada tawa dalam sebuah materi lawak itu artinya paham dengan materi & juga objek komedinya. Pelawak gagak mendapat tawa dari penonton salah satu penyebabnya penonton tidak dapat mengerti apa yang dimaksudkan dari materi lawak tersebut.

Banyak teknik untuk memecahkan tawa dalam sebuah keheningan. Bahkan seorang yang humoris sangat diharapkan untuk membuka bahkan memimpin rapat yang umumnya terdapat ketegangan. Jadi lelucon bukan sekedar ejekan, humor gak selalu kritikan & lawak bukan cuma sindiran. Kita perlu memaknai lebih dalam untuk mengetahui juga mengenal diri kita sebagai manusia seutuhnya. Manusia memiliki emosi untuk merasa, ceria/bahagia/senyum/tawa merupakan emosi yang bisa juga kita rasakan. Terbukalah untuk emosi-emosi macam itu, karena saya percaya keterbukaan adalah awal dari penerimaan.

Demikian, Humor Bahagia

Andim H. Muazhim (09/02/26)

Terimakasih sudah membaca & menikmati sampai selesai. Semoga terhibur & bermanfaat. Dukung Kami untuk terus berkarya klik di sini ya >>> https://saweria.co/andimhabib Kamu juga boleh kritik, saran, cacian, makian, kontak kolaborasi dll. Semoga berkenan, Good luck & sampai jumpa.

Penulis

Terimakasih sudah membaca tulisan yang sederhana ini. Masih terus belajar dalam banyak hal jadi sering banget nulis karena kepala sumpek dipenuhi gagasan yang bertabrakan. Sebelumnya menulis dengan pena di kertas yang dikenal dengan diary. Kini saya alihkan di media publik, maksudnya biar bisa lebih bermanfaat. Tapi nyatanya baru segini aja kemampuannya.

Kita Diskusi Yuk (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Have Fun

  • Messi has two assists as Inter Miami plays NYCFC to draw in MLS season opener: Highlights 07.09 Play Button

    Messi has two assists as Inter Miami plays NYCFC to draw in MLS season opener: Highlights

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Safid Deen
    • visibility 32
    • 0Komentar

    All it took was five minutes for Lionel Messi to make his mark at the start of Inter Miami’s 2025 Major League Soccer season. About 95 minutes later, Messi shined again, saving Inter Miami’s night. Messi found new teammate Telasco Segovia, trailing on his right side, and delivered his second assist of the game in […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse
    War

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Islam Agama Ku

    Islam Agama Ku

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Belakangan ini (sejauh yang saya tau), pembahasan mengenai agama sangat terasa tabu. Kita saat sedang dalam kerumunan seakan tidak saling peduli perihal menganut agama apa. Bahkan terkadang identitas keagamaan yang kita gunakan dalam berpakaian (seperti jilbab/sorban) seakan samar. Hingga tidak dapat digunakan untuk menginterpretasikan yang mengenakanya, mengakibatkan keliruan kita saat menilai. Aslinya saya pun sama, […]

  • Salam Redaksi Edu.Tumbas.Co.Id

    Salam Redaksi Edu.Tumbas.Co.Id

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kini kita telah sama-sama sampai di awal tahun 2026 masehi dan kami masih disini aja. Sebelum menulis ini  saya menengok artikel sebelumnya yang dirilis pertengahan tahun kemarin. Saya merasa website ini seperti keong jalannya, lambat. Memang betul & kami sadar itu, tapi mau bagaimanapun itulah kenyataanya kami tidak ingin menyangahnya. Ke depan rencananya proyek menulis […]

  • Film Esok Tanpa Ibu – Sci Fi Indonesia Pertama di 2026

    Film Esok Tanpa Ibu – Sci Fi Indonesia Pertama di 2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sci-Fi Pertama Indonesia di 2026 Film Esok Tanpa Ibu memiliki cerita yang sangat kekinian, bahkan cenderung masih masa depan jika latarnya itu di Indonesia. Menceritakan kisah remaja laki-laki yang mulai bertumbuh menjadi dewasa. Selayaknya remaja, Rama (Ali Fikry) mulai mengedepankan argumenya. Yang mengakibatkan tidak sejalan dengan Ayahnya (Ringgo Agus Rahman). Rama menganggap Ayahnya selalu marah […]

expand_less