Sabtu, 5 Sep 2026
Beranda » Film » Film Alas Roban – Kasih Sayang Ibu

Film Alas Roban – Kasih Sayang Ibu

  • account_circle Andim H. Muazhim
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 90

Horor yang berkasih sayang

Sebuah film horor yang berdurasi panjang (hampir 2 jam) yang mengangkat cerita rakyat mengenai jalur tengkorak alas roban, Kab.Batang Jawa Tengah. Horor yang berkasih sayang, mungkin menjadi kalimat yang tepat dari cerita film Alas Roban. Film garapan dari sutradara Hadrah Daeng Ratu (@non_hadrah) menyajikan visual horor yang sangat halus. Gue nonton film ini tanggal 20 Jan 26, menurut gue hari ini sudah 1 juta penonton.

Kisah ibu tunggal Sita (Michelle Ziudith) yang merawat anaknya Gendis (Fara Shakila) yang menderita keterbatasan penglihatan. Awalnya mereka tinggal di Pekalongan kemudian Ibu Sita mendapatkan pekerjaan di Semarang. Kisah perjalanan yang memilukan dari pekalongan menuju semarang menjadi pembuka film Alas Roban. Berjalan pada malam hari menggunakan bus tiga perempat tua, menyajikan sensasi tersendiri dikisah ini.

Alas roban adalah nama dari salah satu jalur pantura, dimana jalan favorit arus logistik di utara pulau jawa. Sedari dulu jalur tersebut memang dikenal angker, dengan foklor (cerita rakyat) yang sangat melegenda. Dikemas dalam film horor menjadikan tepat dengan fenomena yang ada. Dari segi cerita film Alas Roban, menurut gue sangat enak untuk di nikmati.

Foklor, Jalur Tengkorak Alas Roban.

Bagian tengah cerita berfokus pada misteri jalur tengkorak alas roban. Mulai dari tuturan di pasar, hingga seorang kuncen berpengalaman yang dapat merasakan kejadian yang baru saja dialami oleh Sita & Putrinya. Sita bekerja sebagai admin kamar mayat di sebuah rumah sakit. Di ruang kerja Sita mulai menyadari kejanggalan dari situasi perjalanan malam kemarin. Sejak saat itu kehidupan putrinya (Gendis) menjadi berubah.

Setelah itu Gendis mulai mendengar suara misterius, bisa menggambar simbol aneh dengan sangat apik, hingga setiap malam diteror oleh mahluk halus. Dengan kondisi anak yang seperti itu, Sita mencoba merawatnya semaksimal mungkin. Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya sangat tergambar dalam kisah ini. Tangisan, pelukan serta belaian hangat sangat memainkan rasa penonton.

Di bagian akhir cerita ibu Sita berjuang membantu Gendis putrinya untuk pulih dari derita non medis yang dialaminya. Pertempuran, ritual hingga mempertaruhkan nyawa dilakukan demi menyelamatkan putrinya. menurut gue ini menjadi kulminasi dari keseluruhan cerita yang tersaji.

Film Alas Roban juga memanjakan penonton dengan sinematografi yang sangat memukau. Visual efek & sond efek yang dipadukan sangat serasi hingga terciptanya pengalaman menegangkan dikepala penonton. Perpindahan transisi yang sangat halus juga sangat memanjakan mata. Oleh karenanya film ini memang sangat layak mendapatkan jutaan penonton.

Sekian,

Andim H.M – 20/01/26

 

Penulis

Terimakasih sudah membaca tulisan yang sederhana ini. Masih terus belajar dalam banyak hal jadi sering banget nulis karena kepala sumpek dipenuhi gagasan yang bertabrakan. Sebelumnya menulis dengan pena di kertas yang dikenal dengan diary. Kini saya alihkan di media publik, maksudnya biar bisa lebih bermanfaat. Tapi nyatanya baru segini aja kemampuannya.

Kita Diskusi Yuk (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Have Fun

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 349
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Film Esok Tanpa Ibu – Sci Fi Indonesia Pertama di 2026

    Film Esok Tanpa Ibu – Sci Fi Indonesia Pertama di 2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sci-Fi Pertama Indonesia di 2026 Film Esok Tanpa Ibu memiliki cerita yang sangat kekinian, bahkan cenderung masih masa depan jika latarnya itu di Indonesia. Menceritakan kisah remaja laki-laki yang mulai bertumbuh menjadi dewasa. Selayaknya remaja, Rama (Ali Fikry) mulai mengedepankan argumenya. Yang mengakibatkan tidak sejalan dengan Ayahnya (Ringgo Agus Rahman). Rama menganggap Ayahnya selalu marah […]

  • Mulai dari Review Film, Press Con. Film Sampai Ke Main Film
    Gue

    Mulai dari Review Film, Press Con. Film Sampai Ke Main Film

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sudah lama juga ya ternyata tidak nulis disini, barusan terakhir dicek sudah sebulan lebih aja. Dua pekan yang lalu di IG gue juga baru update setelah 2 bualan vakum. Sebenernya bukan lelah atau mau menghilang lagi dari dunia maya, lebih ke dunia nyata sedang tidak bisa ditinggal. Pada kesempatan kali ini gue mau update dari […]

  • Membungkam Cibiran Keluarga Besar, Film Tunggu Aku Sukses Nanti

    Membungkam Cibiran Keluarga Besar, Film Tunggu Aku Sukses Nanti

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Membungkam Cibiran Keluarga Besar, Film Tunggu Aku Sukses Nanti Puji syukur kini kita telah sampai pada lebaran 2026, penantian setelah berpuasa sebulan lamanya terbayar sudah. Liburan pun tiba dengan pilihan judul film lebaran yang semuanya memukau. Di sini kami akan mengulas film lebaran 2026 yang berjudul, Tunggu Aku Sukses Nanti. Film yang di produksi oleh […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Apa Cuma Butuh Kesempatan ?
    Gue

    Apa Cuma Butuh Kesempatan ?

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Andim H. Muazhim
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Apa Cuma Butuh Kesempatan ? Suatu hari ada yang DM di akun IG gue yang baru, meminta gue untuk mengirim WA ke nomornya. Karena gue sedang sering online di akun IG yang baru, maka DM itu gue baca dan respon dengan cepat. Sesaat setelah gue baca gue balas dengan antusias ” Siap Bang.” langsung geser […]

expand_less